Selasa, 29 Oktober 2019 - 16:43:14 WIB
Talkshow Iradiasi Pangan di Indonesia Science Expo 2019
Diposting oleh : Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi
Kategori: Kegiatan - Dibaca: 611 kali

Bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Serpong, Tangerang Selatan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan Indonesia Science Expo (ISE)  2019 pada tanggal 23 – 26 Oktober 2019. Pada kesempatan tersebut, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) turut serta meramaikan kegiatan ISE 2019 dengan mengambil tema Iradiasi Pangan.

 

Agenda acara pada ISE 2019 sebagaimana dilansir di web resminya https://ise.id/ yaitu Science & Innovation Exhibition, Talk Show, International Conference, International Young Science Expo, International Exhibition for Young Inventors (IEYI), Science Art Exploration, Science Movies, dan Kalbe Junior Scientist Award 2019.

 

Pada hari terakhir pelaksanaan ISE 2019 tanggal 26 Oktober 2019, di main stage, BATAN berkesempatan untuk memberikan talkshow mengenai iradiasi pangan. Peneliti Iradiasi Pangan dari Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) BATAN, Dr. Rindy Panca Tanhindarto, M.Si. memberikan pemaparan mengenai teknologi iradiasi pangan, baik itu aplikasi penggunaan teknologi iradiasi pangan maupun regulasinya.

 

Rindy mengatakan  bahwa teknologi iradiasi pangan merupakan salah satu aplikasi teknologi nuklir yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, yaitu mencegah pertunasan (kentang, bawang), membunuh serangga (serealia, ikan kering, buah), perlakuan karantina/fitosanitari (bebuahan dan sesayuran), membunuh bakteri patogen (rerempahan, produk perikanan dan kelautan), dan memperpanjang masa simpan (daging, ikan, ayam, makanan semi basah, dan pangan olahan siap saji).

 

Secara legalitas teknologi iradiasi pangan sudah ada regulasi yang mendukung, antara lain Undang – Undang No.18 Tahun 2012 Tentang Pangan, Perka BPOM No.3 Tahun 2018 Tentang Pangan Iradiasi, contoh produk SNI Pangan Iradiasi – Bagian 1: Rendang Daging Sapi Steril, dan SNI Proses Radiasi – Pangan Siap Saji Dosis Sedang.

 

Dalam talkshow tersebut juga hadir sebagai narasumber, Rudi Permana, Manajer Produksi PT. Liza Herbal Internasional, yang ternyata sudah melakukan iradiasi terhadap produk herbal dan sudah merasakan manfaatnya terhadap iradiasi, serta produk herbalnya yang diiradiasi masa simpannya menjadi 3 tahun. (imp)