Senin, 22 November 2021 - 13:34:22 WIB
KEGIATAN LRPPI GMO DAN DNA SPESIFIK SPESIES
Diposting oleh : LRPPI GMO dan DNA Spesifik Spesies pada Pangan Olahan
Kategori: Kegiatan - Dibaca: 348 kali

Kelompok Substansi Pengembangan Pengujian Mikrobiologi dan Biologi Molekuler (Poksi MBM) di Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan nasional (PPPOMN) Badan POM memiliki 2 ruang lingkup sebagai LRPPI yaitu (1) Mikrobiologi dalam Pangan Olahan; dan (2) GMO dan DNA Spesifik Spesies. Walaupun masih dalam kondisi COVID-19, namun kegiatan penugasan sebagai LRPPI tetap dapat terlaksana. Pada tahun 2021, beberapa kegiatan yang telah terlaksana dari ruang lingkup GMO dan DNA Spesifik Spesies, antara lain sebagai berikut : 

 

1. Webinar tentang GMO

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan Poksi MBM PPPOMN yang juga sangat menarik adalah webinar tentang GMO dengan judul Perkembangan Riset dan Produk Rekayasa Genetika serta Tantangan dalam Pengawasannya. Webinar dilaksanakan secara daring, pada Kamis, 24 Juni 2021. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dinantikan oleh para peneliti dan penguji terkait produk rekayasa genetika. Adapun Narasumber dalam kegiatan ini yakni :

  1. Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc, Ketua KKH-PRG, memberikan informasi terkini tentang “Perkembangan Riset dan Produk Rekayasa Genetika serta Tantangan dalam Pengawasannya”
  2. Prof. Dr. Bahagiawati Amir Husin, M.Sc selaku Peneliti Utama Badan Litbangtan menjelaskan “Tantangan Pengawasan dan Pengujian Produk Rekayasa Genetika”
  3. Dra. Ratna Irawati, Apt., M.Kes sebagai Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan BPOM memberikan materi “Pengawasan Pangan Produk Rekayasa Genetika"

Kegiatan dihadiri oleh 191 orang peserta, yang terdiri dari staf pengujian UPT Badan POM, akademisi, industri, laboratorium pengujian pemerinth dan swasta dari berbagai daerah di Indonesia.

 

2. Bimbingan Teknis DNA Spesifik Spesies

Badan POM memiliki jejaring laboratorium di tingkat UPT seluruh Indonesia. Sebagai instansi pembina laboratorium Badan POM, PPPOMN secara rutin melaksanakan kegiatan pelatihan/bimbingan teknis setiap tahun. Di tengah kondisi pandemi COVID-19, kegiatan pengembangan kompetensi dapat tetap dilaksanakan dengan melakukan beberapa penyesuaian. Peningkatan kompetensi personel penguji harus terus dilakukan agar laboratorium dapat melakukan pengujian sampel dengan baik untuk menjamin mutu hasil pengujian yang valid dan akurat dalam rangka pengawasan produk. Selain itu, personel pengujian juga harus mendapatkan informasi terbaru terkait teknis dan metode pengujian terutama pada sampel yang memiliki tingkat kesulitan pengujian yang cukup sulit. Oleh karena itu, Bimbingan teknis dengan topik Deteksi Spesifik Spesies pada Produk yang Mengandung DNA rendah pada Produk Obat dan Kosmetik dilaksanakan pada tanggal 2-6 Agustus 2021 secara daring dengan kegiatan utama sebagai berikut :

  • Presentasi narasumber ibu Dr. rer. nat. Apt. A. Annita Artarini, S.Si., M.Sc dari Sekolah Farmasi, ITB.

  • Praktikum di masing-masing Balai Besar/ Balai POM tentang Deteksi DNA spesifik spesies pada produk olahan yang mengandung DNA rendah menggunakan Real Time PCR.

  • Pre-test, post-test, presentasi dan diskusi.

Peserta dalam bimtek ini berjumlah 289 orang, yang terdiri dari penguji mikrobiologi yang berasal dari PPPOMN dan UPT Badan POM di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan personel penguji.

 

3. Kegiatan sebagai Penyelenggara Uji Profisiensi

Untuk menjamin kualitas pengujian agar berkualitas dan mendapat pengakuan sesuai standar yang berlaku, maka laboratorium diwajibkan mengikuti profisiensi. PPPOMN secara rutin telah menyelenggarakan kegiatan uji profisiensi (provider) pada berbagai parameter uji dan matriks pangan. Untuk ruang lingkup pengujian DNA spesifik spesies, judul yang diselenggarakan yaitu Deteksi Fragmen DNA Spesifik Spesies Porcine dan Ayam dalam Daging Olahan dengan batas akhir pelaporan 31 Agustus 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 23 laboratorium yang berasal dari internal maupun eksternal badan POM.   

 

 

Oleh : Kemala S. Nagur & Fannisa Putri